31/10/2026

Go Eat

Temukan Rasa, Temukan Cerita

7 Jajanan Jadul Versi Kekinian yang Viral Lagi

7 Jajanan Jadul Versi Kekinian yang Viral Lagi

7 Jajanan Jadul Versi Kekinian yang Viral Lagi. Dunia kuliner Indonesia memang tak pernah berhenti berputar, namun ada satu tren yang selalu berhasil mencuri perhatian: Nostalgia.

Di tahun 2026 ini, kita melihat fenomena luar biasa di mana jajanan yang dulu menemani masa kecil kita di depan gerbang sekolah, kini “naik kelas” dengan sentuhan modern yang estetik dan rasa yang lebih premium.

Inovasi kuliner ini bukan sekadar mengubah tampilan, tapi juga menyasar pasar Gen Z dan milenial yang haus akan konten visual di media sosial.

Berikut adalah ulasan mendalam mengenai 7 Jajanan Jadul Versi Kekinian yang sedang viral dan wajib Anda coba.

1. Mochi Bites Siram: Evolusi Tekstur dari Sukabumi ke Citra Global

Siapa yang tidak kenal mochi? Camilan kenyal berisi kacang tanah ini adalah oleh-oleh khas yang sudah ada sejak puluhan tahun lalu. Namun, di tahun 2025-2026, mochi mengalami transformasi radikal menjadi Mochi Bites.

Berbeda dengan mochi tradisional yang berukuran besar dan berisi, Mochi Bites dibuat dalam ukuran kecil sekali suap tanpa isian. Keajaibannya terletak pada cara penyajiannya: potongan mochi ini disiram dengan saus cokelat premium atau cream cheese yang lumer, lalu ditaburi bubuk biskuit atau kacang. Sensasi kenyal yang bertemu dengan saus cair inilah yang membuatnya meledak di TikTok dan Instagram.

2. Es Kul-Kul: Buah Beku dengan Sentuhan “Gourmet”

Es Kul-Kul adalah jajanan legendaris berupa potongan buah yang ditusuk lidi, dibekukan, lalu dicelupkan ke dalam cokelat cair. Jika dulu kita hanya mengenal es kul-kul pisang dengan cokelat yang kadang terasa “nempel di langit-langit mulut”, versi 2026 tampil sangat berbeda.

Kini, para pelaku UMKM menggunakan buah-buah premium seperti Anggur Muscat, Strawberry Korea, hingga Melon Jepang. Cokelat pencelupnya pun menggunakan couverture berkualitas tinggi dengan berbagai pilihan rasa seperti matcha, red velvet, hingga sea salt caramel. Tampilannya yang warna-warni menjadikannya camilan sehat yang sangat Instagramable.

3. Seblak Claypot: Jajanan Kaki Lima yang Naik Kelas

Seblak awalnya adalah solusi kreatif memanfaatkan kerupuk sisa yang dimasak dengan bumbu kencur pedas. Setelah sempat viral berkat “Seblak Coet” ala Rafael Tan, di awal 2026 ini muncul tren Seblak Claypot.

Penyajian di dalam mangkuk tanah liat (claypot) yang dipanaskan di atas api membuat kuah seblak tetap mendidih hingga suapan terakhir. Inovasi tidak berhenti di wadah saja; isian seblak kini melibatkan bahan-bahan mewah seperti Daging Wagyu slice, Jamur Enoki, Salmon Ball, hingga Lobster mini. Aroma kencur yang khas tetap terjaga, namun presentasinya setara dengan hidangan restoran bintang lima.

4. Klepon Dessert Box: Meledaknya Gula Merah dalam Wadah Estetik

Klepon pernah menjadi perbincangan hangat beberapa tahun lalu, namun inovasi terbarunya dalam bentuk Dessert Box benar-benar mengubah cara kita menikmati jajanan pasar ini.

Alih-alih berbentuk bola-bola kecil, Klepon Dessert Box disusun berlapis-lapis. Mulai dari lapisan bolu pandan yang lembut, mousse kelapa yang gurih, hingga saus gula merah kental di tengahnya yang memberikan efek “meledak” saat disendok. Bagian atasnya ditaburi parutan kelapa kering yang renyah. Ini adalah cara baru menikmati cita rasa tradisional tanpa takut belepotan gula merah.

5. Donat Kentang “Pinkan Mambo” & Donat Mochi

Donat kentang adalah camilan rumahan yang sangat akrab di lidah. Namun, popularitasnya kembali meroket setelah viralnya bisnis donat kentang buatan selebriti yang menekankan pada tekstur super lembut dan topping yang melimpah.

Selain itu, hadir pula Donat Mochi (Pon de Ring) yang menggabungkan adonan donat dengan tepung ketan. Hasilnya adalah donat yang memiliki tekstur kenyal layaknya mochi tapi tetap garing di luar. Varian rasa seperti Tiramisu Sodok dan Pistachio menjadi buruan utama para pemburu kuliner kekinian.

6. Es Gabus (Es Kue) Pelangi Modern

Es gabus atau es kue adalah memori kolektif bagi anak-anak tahun 90-an. Teksturnya yang seperti spons dan dinginnya yang lembut selalu dirindukan. Di tahun 2026, es gabus hadir kembali dengan branding “Es Kue 80-an”.

Inovasi terbarunya melibatkan penggunaan susu evaporasi untuk hasil yang lebih creamy dan pewarna alami dari buah-buahan. Beberapa gerai bahkan menyajikannya dengan siraman saus cokelat atau dijepit di antara dua keping biskuit cracker, menciptakan perpaduan rasa manis-asin yang sangat modern.

7. Cireng Isi Mercon & Cireng Mozzarella

Aci digoreng (Cireng) tidak lagi hanya dimakan dengan bumbu rujak. Versi kekinian yang sedang merajai pasar adalah Cireng Isi Mercon. Isian daging ayam atau bakso yang dimasak dengan cabai rawit melimpah memberikan sensasi pedas yang membakar.

Untuk menetralisir rasa pedas, banyak juga yang menawarkan varian Cireng Mozzarella. Begitu cireng dibelah, keju mozzarella yang molor akan keluar, memberikan kontras tekstur antara kenyalnya aci dan lembutnya keju. Ini adalah camilan wajib bagi mereka yang menyukai perpaduan rasa gurih dan pedas ekstrem.

Mengapa Jajanan Jadul Selalu Kembali Viral?

Ada beberapa faktor utama yang membuat kuliner nostalgia ini terus diminati:

  • Sentimental Value: Membangkitkan kenangan masa kecil yang bahagia.
  • Harga Terjangkau: Meski sudah dimodifikasi, harganya tetap relatif bersahabat bagi kantong pelajar dan mahasiswa.
  • Kreativitas Visual: Kemasan yang estetik dan proses pembuatan yang menarik untuk dijadikan konten video pendek (Reels/TikTok).
  • Adaptasi Rasa: Penyesuaian dengan selera global (seperti penggunaan Matcha, Keju, dan Cokelat Belgia).

Tips Berburu Jajanan Viral Agar Tidak Kecewa

  1. Cek Review di Media Sosial: Jangan hanya melihat visualnya, baca kolom komentar untuk memastikan rasanya memang enak, bukan sekadar estetik.
  2. Datang Lebih Awal: Jajanan yang sedang viral biasanya memiliki antrean panjang dan sering habis sebelum jam operasional berakhir.
  3. Perhatikan Kebersihan: Pastikan tempat jualan tetap menjaga standar sanitasi, terutama untuk jajanan yang menggunakan buah segar atau saus terbuka.

Fenomena jajanan jadul versi kekinian ini membuktikan bahwa kuliner tradisional Indonesia memiliki daya tahan yang luar biasa. Dengan sedikit sentuhan kreativitas, makanan yang dianggap “kuno” bisa bertransformasi menjadi tren global yang membanggakan.